CARA SHARING FILE DARI LINUX UBUNTU KE WINDOWS

Pertama install paket samba di sini saya menginstall secara online maka koneksikan ke jaringan internet terlebih dahulu, lalu buka terminal Ctrl + Alt + T dan ketik perintah:

sudo su [enter]

Kemudian masukan password linux Ubuntu kamu ketika memasukan password bisanya tidak terlihat langsung tekan ENTER.

sudo apt-get update [enter]

sudo apt-get install samba [enter]

jika sudah menginstall paket samaba langsung ke pengaturan sharing file pada Ubuntu ada dua cara yang pertama berbasis CLI (Command Line Interface) “di terminal dengan gedit text editor” yang  kedua GUI (Graphical User Interface) “di klik kanan di folder yang akan di share”,

  1. Sharing Berbasis GUI

Klik kanan di folder yang akan di sharing di sini saya menggunakan folder Aku -> pilih Properties.

Pilih Permissions -> pada Group pilih sambashare -> pada semua Access pilih Create and delete files.

Selanjutnya pilih tab sebelah kanannya Local Network Share -> ceklis semuanya -> pilih Create Share.

Cek di komputer Windows apakah folder Aku berhasil di share, caranya ketik Ip komputer linux ubuntu di address bar windows \\192.168.17.2 gambar di bawah folder yang berhasil di share

  1. Sharing Berbasis CLI

Disini saya menggunakan gedit text editor via terminal caranya buka terminal Ctrl + Alt + T lalu kamu masuk sebagai root dengan mengetikan perintah:

sudo su [enter]

Kemudian masukan password linux Ubuntu kamu ketika memasukan password bisanya tidak terlihat langsung tekan ENTER. Buka konfigurasi samba dengan mengetikan perintah:

gedit[spasi]/etc/samba/smb.conf [enter]

akan muncul samba config berbasis text warna putih, scroll ke paling bawah dan ketik perintah di bawah untuk membuat konfigurasi sharing, setelah selesai klik Save lihat gambar.

[Bagi1] ==> ini yang akan menjadi nama folder ketika ditampilkan di windows

path = /home/yusuplinux16/Bagi1 ==> ini alamat folder yang akan di bagi

commant = folder share ==> hanya keterangan

browseable = yes

read only = yes

writable = yes

guest ok = yes

create mask 0777

Kemudian buat folder Bagi1 via terminal buka terminal ketik perintah dibawah:

mkdir[spasi]/home/yusuplinux16/Bagi1 [enter]

Jika sudah dibuat foldernya, lalu ketikan perintah berikut agar client bisa mengakses secara penuh pada folder ini.

chmod[spasi]0777[spasi]/home/yusuplinux16/Bagi1 [enter]

Lalu restart konfigurasi samba ketik perintah berikut:

/etc/init.d/samba restart [enter]

Cek di komputer Windows apakah folder Bagi1 berhasil di share, carannya ketik Ip komputer linux ubuntu di address bar windows \\192.168.17.2 gambar di bawah folder yang berhasil di share

Selesai…!!!

Advertisements

[Linux] Apa itu Swappiness ?

Pada saat menginstall linux, pasti ada notice untuk pemakaian swap space. swap space digunakan jika penggunaan memori fisik ( RAM ) telah penuh yang digunakan oleh proses yang sedang berjalan. Dan biasanya perhitungan untuk ukuran partisi swap space itu 2 kali lipat dari ram. Contoh : Laptop anda memiliki 1 GB ram, maka swap space anda minimal 2 GB ( ini perhitungan naif, posting selanjutnya akan dibahas bagaimana cara akurat untuk menentukan ukuran swap space ).

Apa itu swappiness ?

pemakaian swap space oleh sistem juga ada perhitungannya, tidak asal RAM penuh lalu langsung memakai swap soace. Ada istilah swappiness. swappiness adalah parameter pada kernel linux untuk menentukan kapan swap space itu dipakai. swappiness ini juga salah satu faktor penentu performa suatu OS Linux. paramater swappiness default nya 60. dan bisa di ubah dari 10 sampai 100.

Bagaimana mengubah nya ?

untuk mengubah parameter swappiness ada 2 cara, yang pertama dengan mengubah di /proc/sys/vm/swappiness. jika belum diubah isi dari file tersebut “60”. tinggal edit menggunakan nano atau vi atau yang lain editor favorit anda. cara kedua menggunakan perintah langsung, “sudo sysctl vm.swappiness=10” berarti anda mengubah parameter swappiness menjadi “10”. nah bagaimana cara perhitungan swappiness nya ? tadi kita mengubah nya jadi 10. maka jika penggunaan RAM mencapai 90%, swap space akan dipakai oleh sistem. nah jadi default nya kan 60, maka jika penggunaan RAM mencapai 40%, swap space akan dipakai.

Wajib kah pemakain swap space ?

inget, swap space menggunakan space harddisk. sedangkan latency harddisk itu lebih buruk daripada RAM. Jadi performa akan menurun jika proses pindah ke swap space. maka kalau anda mempunyai RAM yang cukup lumayan besar, maka parameter swappiness “10” aman untuk digunakan. hindari lah penggunaan swap space sekecil mungkin demi performa proses anda.

Source : http://cubnetwork.com/apa-itu-swappiness/

PPTP Server On Miktorik

In this post, we’ll see how to configure the PPTP server on Mikrotik.

pptp

Login to the Mikrotik RouterOS via Winbox and go to the IP —> Pool:

1

Click on the “Plus Symbol” to add new pool, Name it whatever you want (like I named it pptp-pool), add the address range (192.168.10.10-192.168.10.20, in my case), then hit OK:

2

Now go to the PPP Section. Click “PPTP Server” and check the Enabled:

3

While still on the PPP window, switch to the “Profiles” tab. Click on the plus sign to create new profile, Name it whatever you want (like I use pptp-profile), set the pool that we have created earlier for “Local Address” AND “Remote address“, then press OK.

4

Now switch to the “Secrets” tab of the PPP window. Click on the plus sign to create new user,  add the name(which act as username), password and profile that we have created in the previous step:

5

Click on the IP —> Firewall:

6

From the “Filter Rules” tab, add the new rule. Set the chain to input, protocol to tcp and Dst. port to 1723:

7

Switch to the Action tab and set it to accept, then Click OK:

8

Add another new rule. Set the chain to input and protocol to gre:

9

Switch to the Action tab and set it to accept, then Click OK:

10Note: Drag these two rules ABOVE THE DEFAULT “drop” RULE

PPTP Client Setup on Windows 7:

From  “Control Panel“, select the  “Network and Sharing Center” and then choose “Set up a new connection or network“:

11

On the next window, choose “Connect to a workplace“:

12

Choose “Use my Internet Connection (VPN)” from the next window:

13

Type the Public IP address or hostname of your Mikrotik, on the next window:

14

Next type your VPN username/password and after that click Connect:

15

Connection usually takes a minute to connect, upon successfully connected, will show you the message “You are connected“:

16

Verify the pptp logs on Mikrotik by hitting Log:

17

Ping any internal host:

18

NOTE: Sometimes, there is a problem to access other hosts on the LAN from the VPN. The solution to this problem is to set up the proxy-arp on the local interface that connect to your LAN:

19

Hope this will help you!

Please Remember me in your prayers!

Enjoy :-)

source : https://rbgeek.wordpress.com/2014/08/26/pptp-server-setup-on-mikrotik/